Wilujeng Sumping di:
SMA Negeri 1 Kadugede[SMANSAKA]


Member Login

Register | Loss password?
Kepsek Delayota smansakaoke smansakaoke
SMA Negeri 1 Kadugede : Mempersiapkan dan mengantarkan anak didik mencapai cita-cita luhur,berkualitas,dan mampu bersaing ditingkat global, dengan didasari semangat kerja keras dedikasi tinggi dan kearifan lokal.
Pencarian
Banner
MPLSedukasi
Login Member
Username:
Password :
Statistik

Total Hits : 373453
Pengunjung : 89340
Hari ini : 31
Hits hari ini : 56
Member Online : 11
IP : 75.101.220.230
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

puyuh02    
Agenda
25 September 2020
M
S
S
R
K
J
S
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

SMAN 1 KADUGEDE RAIH ADIWIYATA MANDIRI 2019

Tanggal : 05/25/2020, 18:05:31, dibaca 140 kali.

SMA Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jumat, 13 Desember 2019.
Dalam sambutannya, Menteri LHK Siti Nurbaya, menegaskan penghargaan Adiwiyata Mandiri bukanlah tujuan akhir, tapi merupakan bentuk cerminan komitmen yang kuat dari semua unsur dalam dunia pendidikan. "Sekolah Adiwiyata Mandiri diharapkan dapat menghasilkan anak-anak didik yang berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan serta berprestasi secara akademik, sehingga akan terwujud generasi yang unggul untuk Indonesia Maju," katanya, saat Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri, di Jakarta, Jumat (13 Desember 2019).
Menteri Siti juga menekankan bahwa penghargaan ini adalah tanggung jawab para kepala sekolah dan jajarannya untuk bekerja lebih keras, dan lebih cerdas untuk mewujudkan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan.
“Program Adiwiyata ini juga merupakan upaya kita mewujudkan siswa siswi yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang, yang berhati mulia, dan megintegrasikan nilai-nilai lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam setiap keputusannya, serta siap menjadi penyelamat sumber kehidupan dunia,” ujar Menteri Siti Nurbaya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti Nurbaya juga mengingatkan tentang peluang bonus demografi di tahun-tahun mendatang, yaitu kondisi dimana lebih besarnya penduduk produktif di Indonesia. Hal ini, disampaikan Menteri Siti, harus benar-benar kita siapkan dengan baik, diisi dengan nilai-nilai, muatan, dan visi cinta lingkungan.
"Saya percaya, pendidikan lingkungan sangat efektif kita mulai dari sekolah. Saya juga meminta agar mengkombinasikan beberapa program KLHK, dalam menghadapi bonus demografi ini, guna mencetak Youth Green Leaders, para pemimpin muda masa depan yang ramah, dan berwawasan lingkungan," katanya.
Program Adiwiyata telah berhasil mendorong adanya peningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah. Dalam kurun waktu tahun 2006 - 2019, Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah melalui pengelolaan sampah dengan 3R (reduce, reuse dan recycle) sejumlah 38.745 ton per tahun. Mereka juga berkontribusi dalam penanaman dan pemeliharaan 322.875 pohon/tanaman, dan 64.575 lubang biopori, serta 12.915 sumur resapan. Selain itu, mereka mampu menghemat penggunaan listrik dan air antara 10-40% per sekolah.
"Saya ingin mengajak kita semua untuk menghadapi tantangan di era industri 4.0 ini, juga ikut serta dalam menahan laju perubahan iklim, khususnya kepada para penerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri," tutur Menteri Siti Nurbaya.


 


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas